Perkuat Kolaborasi Tridharma, FAHUM UIN SMH Banten dan FAHUM UIN Sunan Gunung Djati Bandung Gelar Diskusi Dosen
- Kamis, 15 Oktober 2026
- Kegiatan Fakultas
- Cetak

SERANG, 13 Oktober 2026 – Fakultas Adab dan Humaniora (FAHUM) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten bersama Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan kegiatan Diskusi Dosen pada Selasa, 13 Oktober 2026, bertempat di Saung FAHUM UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Tridharma yang Unggul dan Berdampak: Tantangan Implementasi, Penguatan Kolaborasi, dan Arah Pengembangan Keilmuan Fakultas Adab dan Humaniora.”
Kegiatan tersebut menjadi forum akademik bagi para dosen dari kedua fakultas untuk mempererat hubungan kelembagaan, bertukar pengalaman, serta mendiskusikan berbagai tantangan dan peluang dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, khususnya pada bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Diskusi dosen ini juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan kerja sama akademik antara kedua fakultas yang berlangsung pada 12–14 Oktober 2026, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan keilmuan adab dan humaniora.
Penguatan Mutu Pendidikan dan Pembelajaran
Salah satu fokus utama kegiatan diskusi dosen adalah pentingnya peningkatan kualitas pendidikan dan pembelajaran di lingkungan perguruan tinggi. Perkembangan teknologi, perubahan kebutuhan masyarakat, serta tuntutan kompetensi lulusan menjadi tantangan yang memerlukan respons melalui pengembangan kurikulum dan inovasi pembelajaran.
Dalam konteks Fakultas Adab dan Humaniora, penguatan mutu pendidikan memiliki peran strategis dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya menguasai bidang keilmuan, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, literasi digital, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Melalui forum diskusi ini, kedua fakultas memiliki kesempatan untuk saling berbagi pengalaman mengenai pelaksanaan pembelajaran, pengembangan kurikulum, peningkatan kompetensi dosen, serta strategi menciptakan lingkungan akademik yang lebih produktif dan kolaboratif.
Mendorong Penelitian Kolaboratif dan Publikasi Ilmiah
Selain penguatan pendidikan, kegiatan diskusi juga diarahkan pada peningkatan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah sebagai bagian penting dari pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.
Pengembangan penelitian di bidang sejarah, bahasa, sastra, budaya, serta ilmu perpustakaan dan informasi membutuhkan pendekatan yang inovatif dan kolaboratif agar mampu menghasilkan kontribusi keilmuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Kerja sama antardosen dari kedua perguruan tinggi membuka peluang untuk mengembangkan penelitian bersama, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, memperluas jejaring akademik, serta mendorong pengembangan kajian interdisipliner.
Kolaborasi penelitian diharapkan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produktivitas akademik, tetapi juga mampu menghasilkan temuan dan rekomendasi yang memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan, pelestarian budaya, serta penyelesaian berbagai persoalan sosial di masyarakat.
Pengabdian kepada Masyarakat yang Berdampak
Aspek pengabdian kepada masyarakat juga menjadi perhatian penting dalam upaya membangun tridharma perguruan tinggi yang unggul dan berdampak.
Sebagai institusi pendidikan tinggi, Fakultas Adab dan Humaniora memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan kontribusi nyata melalui penerapan hasil pendidikan dan penelitian dalam kehidupan masyarakat.
Pengabdian kepada masyarakat dapat dikembangkan melalui berbagai program, seperti penguatan literasi masyarakat, pelestarian sejarah dan budaya lokal, pengembangan keterampilan bahasa, pendampingan pengelolaan perpustakaan, serta pemberdayaan komunitas berbasis potensi dan kebutuhan masyarakat.
Melalui penguatan kolaborasi, kedua fakultas diharapkan dapat mengembangkan program pengabdian bersama yang lebih terarah, berkelanjutan, dan memiliki dampak yang dapat diukur.
Memperkuat Arah Pengembangan Keilmuan Adab dan Humaniora
Diskusi dosen ini juga menjadi momentum untuk memperkuat arah pengembangan keilmuan Fakultas Adab dan Humaniora dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi pada masa mendatang.
Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, perubahan sosial, serta dinamika budaya global menuntut bidang keilmuan adab dan humaniora untuk terus berkembang melalui pendekatan yang adaptif tanpa meninggalkan karakter dan identitas keilmuannya.
Pengembangan keilmuan sejarah, bahasa dan sastra Arab, serta ilmu perpustakaan dan informasi perlu diarahkan pada penguatan riset, pemanfaatan teknologi, peningkatan kompetensi akademik, dan pengembangan jejaring kerja sama yang lebih luas.
Dalam konteks tersebut, kolaborasi antara FAHUM UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dan FAHUM UIN Sunan Gunung Djati Bandung menjadi langkah penting untuk mempertemukan gagasan, pengalaman, serta potensi akademik yang dimiliki masing-masing institusi.
Membangun Kolaborasi Akademik Berkelanjutan
Penyelenggaraan Diskusi Dosen pada 13 Oktober 2026 ini mencerminkan komitmen kedua fakultas untuk terus memperkuat kerja sama dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbuka peluang pengembangan program akademik bersama, seperti pertukaran dosen, kolaborasi penelitian, publikasi ilmiah, penyelenggaraan seminar, pengembangan kurikulum, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Forum diskusi ini juga menjadi sarana mempererat komunikasi dan hubungan profesional antardosen, sehingga potensi kerja sama yang telah terbangun dapat terus dikembangkan menjadi kegiatan akademik yang produktif dan berkelanjutan.
Dengan mengusung tema “Membangun Tridharma yang Unggul dan Berdampak: Tantangan Implementasi, Penguatan Kolaborasi, dan Arah Pengembangan Keilmuan Fakultas Adab dan Humaniora,” kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antarkedua fakultas dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, penelitian yang inovatif, serta pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat nyata.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung terus berupaya mengembangkan ekosistem akademik yang unggul, adaptif, dan berdampak bagi kemajuan ilmu pengetahuan serta masyarakat.


Saat ini belum ada komentar