Semarak Sastra Nasional 2026, FAHUM UIN SMH Banten Dorong Kreativitas dan Prestasi Generasi Muda dalam Bidang Bahasa dan Sastra Arab
- Senin, 19 Oktober 2026
- Kegiatan HMPS
- Cetak

SERANG – Fakultas Adab dan Humaniora (FAHUM) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar kegiatan Semarak Sastra Nasional (SSN) Tahun 2026 yang berlangsung pada 19–21 Oktober 2026. Mengusung tema “Literasi untuk Negeri, Hidupkan Rasa Budaya, Kenalkan Karya Lewat Sastra”, kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, meningkatkan kemampuan berbahasa dan bersastra, serta memperkuat kecintaan terhadap kekayaan budaya dan tradisi literasi.
Semarak Sastra Nasional 2026 menghadirkan semangat kompetisi, kreativitas, dan kebersamaan melalui partisipasi peserta dari berbagai daerah. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan kemampuan, memperkenalkan karya, dan memperluas pengalaman dalam bidang bahasa dan sastra Arab.
Pemilihan tema tahun ini mencerminkan pentingnya literasi sebagai fondasi pengembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Melalui sastra, generasi muda diajak untuk tidak hanya mengembangkan keterampilan berbahasa, tetapi juga meningkatkan kepekaan sosial, memahami keberagaman budaya, serta mengapresiasi nilai-nilai kemanusiaan yang terkandung dalam karya sastra.
Dekan FAHUM: Sastra Adalah Cerminan Peradaban dan Jembatan Rasa
Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Dr. Eva Syarifah Wardah, M.Hum., dalam sambutannya menegaskan bahwa sastra memiliki peran penting dalam membangun peradaban, memperkuat nilai kemanusiaan, dan mengembangkan kreativitas generasi muda.
“Sastra bukan sekadar untaian kata, melainkan cerminan peradaban dan jembatan rasa untuk mengasah kepekaan kemanusiaan. Melalui Semarak Sastra Nasional, kita tidak hanya merayakan keindahan Bahasa Arab, tetapi juga membuktikan bahwa bidang ini terus relevan, adaptif, dan mampu bersaing di ranah nasional,” ungkapnya.
Menurut pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut, sastra tidak hanya menjadi media untuk menyampaikan gagasan dan perasaan, tetapi juga merupakan bagian penting dari perjalanan intelektual dan kebudayaan masyarakat. Karya sastra dapat menjadi sarana untuk memahami kehidupan, memperluas wawasan, serta membangun sikap saling menghargai di tengah keberagaman.
Dekan juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan Semarak Sastra Nasional 2026. Ia berharap kompetisi ini menjadi pengalaman berharga yang mampu meningkatkan kemampuan sekaligus mempererat hubungan antarpeserta.
“Kepada seluruh peserta lomba dari berbagai daerah, saya ucapkan selamat datang. Jadikan kompetisi ini sebagai wadah untuk bertukar ide, mempererat silaturahmi, dan mengasah potensi terbaik diri. Tunjukkan sportivitas, karena pengalaman dan proses belajar di sini adalah esensi yang sesungguhnya,” lanjutnya.
Pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan dalam sebuah kompetisi tidak semata-mata diukur melalui penghargaan atau kemenangan, tetapi juga melalui proses pembelajaran, keberanian menampilkan kemampuan, dan pengalaman berinteraksi dengan peserta dari berbagai latar belakang.
Literasi untuk Negeri, Menguatkan Budaya Melalui Sastra
Tema “Literasi untuk Negeri, Hidupkan Rasa Budaya, Kenalkan Karya Lewat Sastra” menjadi landasan utama penyelenggaraan Semarak Sastra Nasional 2026. Tema ini mengandung pesan bahwa literasi memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang berpengetahuan, kreatif, dan memiliki kepedulian terhadap kebudayaan.
Literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami, menginterpretasikan, dan mengembangkan gagasan melalui berbagai bentuk karya. Dalam konteks bahasa dan sastra Arab, literasi menjadi pintu masuk untuk mengenal kekayaan tradisi intelektual, sejarah, dan kebudayaan yang berkembang dalam peradaban Islam.
Melalui kegiatan ini, peserta didorong untuk mengembangkan kemampuan berbahasa, meningkatkan apresiasi terhadap karya sastra, serta menjadikan sastra sebagai media untuk menyampaikan pesan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Di tengah perkembangan teknologi digital, karya sastra juga memiliki peluang yang semakin luas untuk dikenal melalui berbagai platform publikasi. Generasi muda dapat memanfaatkan teknologi untuk memperkenalkan karya, membangun komunitas literasi, serta mengembangkan kreativitas dalam bentuk yang lebih inovatif.
Wadah Kompetisi, Kreativitas, dan Silaturahmi Nasional
Pelaksanaan Semarak Sastra Nasional selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Oktober 2026, menjadi kesempatan bagi peserta untuk menunjukkan potensi terbaik sekaligus memperluas jejaring pertemanan dan akademik.
Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat, meningkatkan rasa percaya diri, serta membangun karakter yang menjunjung tinggi kejujuran, kedisiplinan, dan sportivitas.
Partisipasi peserta dari berbagai daerah juga menjadi bagian penting dalam memperkuat kebersamaan dan memperluas pertukaran pengalaman. Melalui interaksi tersebut, peserta dapat mengenal beragam perspektif, memperkaya wawasan, dan membangun hubungan yang positif dengan sesama pencinta bahasa dan sastra.
Selain menjadi ruang kompetisi, Semarak Sastra Nasional merupakan sarana untuk memperkenalkan potensi dan kreativitas generasi muda dalam mengembangkan bahasa dan sastra Arab sebagai bidang keilmuan yang terus berkembang.
Memperkuat Eksistensi Bahasa dan Sastra Arab di Tingkat Nasional
Penyelenggaraan Semarak Sastra Nasional 2026 juga menjadi bagian dari komitmen Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dalam mendukung pengembangan pendidikan, literasi, dan kebudayaan.
Sebagai salah satu bidang keilmuan di lingkungan Fakultas Adab dan Humaniora, bahasa dan sastra Arab memiliki peran strategis dalam pengembangan kajian keislaman, tradisi intelektual, komunikasi lintas budaya, serta penguatan kreativitas mahasiswa.
Melalui kegiatan berskala nasional ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk mempelajari, mengembangkan, dan menghasilkan karya dalam bidang bahasa dan sastra Arab.
Semarak Sastra Nasional juga menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa sastra merupakan bidang yang dinamis dan relevan dengan perkembangan zaman. Kreativitas dalam berkarya, kemampuan berpikir kritis, dan kepekaan terhadap persoalan sosial menjadi bagian penting dari kompetensi yang dapat dikembangkan melalui kegiatan kesastraan.
Dengan mengusung tema “Literasi untuk Negeri, Hidupkan Rasa Budaya, Kenalkan Karya Lewat Sastra”, Semarak Sastra Nasional 2026 diharapkan mampu menghadirkan pengalaman yang inspiratif bagi seluruh peserta sekaligus memperkuat semangat literasi dan apresiasi terhadap kebudayaan.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten terus mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, berprestasi, mencintai bahasa dan sastra, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan Indonesia.


Saat ini belum ada komentar