Milad ke-29 Prodi Sejarah Peradaban Islam FAHUM UIN SMH Banten, Momentum Merawat Warisan Peradaban dan Menginspirasi Generasi Masa Depan
- Rabu, 14 Oktober 2026
- Kegiatan HMPS
- Cetak

SERANG, 14 Oktober 2026 – Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) Fakultas Adab dan Humaniora (FAHUM) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menyelenggarakan peringatan Milad ke-29 pada Rabu, 14 Oktober 2026, bertempat di Aula Prof. K.H.M. Sjadzli Hasan, Lantai 1, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Kegiatan ini mengusung semangat “Merawat Warisan Peradaban, Menginspirasi Generasi Masa Depan” sebagai bentuk komitmen dalam menjaga, mengkaji, dan mengembangkan khazanah sejarah serta peradaban Islam.
Peringatan Milad ke-29 ini menjadi momentum istimewa bagi keluarga besar Program Studi Sejarah Peradaban Islam. Selain dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen, dan mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang turut memeriahkan peringatan hari jadi Program Studi SPI.
Kehadiran sivitas akademika dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung semakin memperkuat suasana kebersamaan dan menjadi simbol eratnya hubungan akademik antara kedua perguruan tinggi. Momentum ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan jejaring keilmuan, pertukaran pengalaman, dan kolaborasi dalam pengembangan kajian sejarah serta peradaban Islam.
Dekan FAHUM Tekankan Pentingnya Merawat Warisan Peradaban
Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Dr. Eva Syarifah Wardah, M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Milad ke-29 Program Studi Sejarah Peradaban Islam harus menjadi momentum refleksi akademik untuk memperkuat kesadaran terhadap pentingnya sejarah sebagai fondasi pembangunan peradaban.
“Merawat warisan peradaban berarti menjaga hubungan kita dengan akar sejarah. Di dalam warisan itu terdapat ilmu pengetahuan, tradisi, karya para ulama, manuskrip, bangunan bersejarah, serta pengalaman masyarakat dalam membangun kehidupan bersama. Semuanya menyimpan pelajaran tentang perjuangan, kebijaksanaan, keberhasilan, dan juga kekeliruan yang perlu kita pahami secara jujur,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dekan menegaskan bahwa kajian sejarah membutuhkan pendekatan ilmiah yang mendalam, kritis, dan bertanggung jawab agar mampu menghasilkan pemahaman yang utuh mengenai perjalanan suatu peradaban.
“Karena itu, mempelajari sejarah memerlukan ketekunan membaca sumber, kecermatan menilai bukti, dan keberanian mengajukan pertanyaan. Kita perlu memahami bagaimana suatu peradaban tumbuh, bagaimana pengetahuan berkembang, bagaimana masyarakat menghadapi perubahan, dan apa yang dapat kita pelajari untuk kehidupan hari ini,” lanjutnya.
Pesan tersebut menegaskan bahwa sejarah bukan sekadar rangkaian peristiwa masa lampau, melainkan sumber pembelajaran yang memiliki relevansi dengan kehidupan masyarakat saat ini. Melalui pemahaman sejarah yang kritis, generasi muda diharapkan mampu mengambil nilai-nilai positif dari perjalanan peradaban sekaligus menjadikannya sebagai inspirasi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Memperkuat Identitas Keilmuan dan Semangat Kebersamaan
Peringatan Milad ke-29 Program Studi Sejarah Peradaban Islam menjadi ruang untuk merefleksikan perjalanan pengembangan pendidikan dan keilmuan sejarah di lingkungan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
Selama perjalanan tersebut, Program Studi SPI memiliki peran penting dalam pengembangan kajian sejarah Islam, pelestarian warisan budaya, penelitian sejarah lokal, serta penguatan literasi sejarah di kalangan mahasiswa dan masyarakat.
Sebagai wilayah yang memiliki kekayaan sejarah dan budaya Islam, Banten menyediakan sumber kajian yang luas, mulai dari sejarah Kesultanan Banten, tradisi intelektual para ulama, manuskrip keislaman, peninggalan arkeologis, hingga dinamika sosial dan budaya masyarakat.
Kekayaan tersebut menjadi peluang bagi dosen dan mahasiswa Program Studi SPI untuk terus mengembangkan penelitian yang berkontribusi terhadap pelestarian dan pengembangan pengetahuan sejarah Islam Nusantara.
Kehadiran dosen dan mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam kegiatan Milad ini juga memberikan nilai tambah bagi penguatan hubungan antarsivitas akademika. Interaksi antara kedua institusi diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa, meningkatkan semangat belajar, serta membuka peluang kolaborasi akademik dalam bidang penelitian, publikasi ilmiah, dan kegiatan kemahasiswaan.
Menginspirasi Generasi Muda untuk Mencintai Sejarah
Memasuki usia ke-29 tahun, Program Studi Sejarah Peradaban Islam diharapkan terus beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tanpa meninggalkan identitas keilmuan yang menjadi dasar pengembangannya.
Di tengah era digital, pengkajian sejarah menghadapi peluang baru melalui pemanfaatan teknologi untuk dokumentasi, digitalisasi manuskrip, pengelolaan arsip sejarah, publikasi hasil penelitian, dan penyebarluasan pengetahuan kepada masyarakat.
Mahasiswa sebagai generasi penerus memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan warisan peradaban. Mereka diharapkan tidak hanya mampu memahami sejarah secara akademik, tetapi juga mengembangkan kreativitas dalam memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya kepada masyarakat luas.
Peringatan Milad ke-29 ini sekaligus menjadi pengingat bahwa tanggung jawab merawat peradaban merupakan tugas bersama yang membutuhkan keterlibatan perguruan tinggi, dosen, mahasiswa, alumni, dan masyarakat.
Melalui semangat “Merawat Warisan Peradaban, Menginspirasi Generasi Masa Depan”, Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten diharapkan semakin berkembang sebagai pusat pengembangan keilmuan sejarah yang unggul, kritis, dan berkontribusi bagi masyarakat.
Kegiatan Milad ke-29 yang turut dihadiri oleh dosen dan mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini juga menjadi cerminan pentingnya membangun solidaritas dan kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi dalam menjaga warisan intelektual serta mengembangkan peradaban Islam Nusantara.
Selamat Milad ke-29 Program Studi Sejarah Peradaban Islam FAHUM UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Terus merawat warisan peradaban dan menginspirasi generasi masa depan.


Saat ini belum ada komentar